Penambahan Dana Untuk PJU   Leave a comment

Total Rp1,3 miliar anggaran yang diperuntukan untuk penerangan jalan umum (PJU) ternyata dianggap masih kurang dibandingkan beban biaya yang harus dibayarkan ke PLN yakni mencapai Rp1,8 miliar.Pembengkakan jumlah ini akibat beberapa lampu PJU yang ada di Kabupaten Enrekang tidak menggunakan sistem meteran melainkan kontrak kerjasama dengan PLN. Sehingga jika lampu jalan rusak dan tidak menyala maka Pemkab Enrekang tetap membiayai nominal angka yang disetujui dalam nilai kontrak. Staf Energi Mineral dan Migas Dinas Pertambangan Enrekang, Asri Muis, menjelaskan, dari sekian total lampu PJU yang ada, hanya sebagian kecil yang telah dimeterisasi. Secara total lanjutnya masih ada sekira 1.858 lampu PJU Enrekang yang masih nonmeteran. Itu berarti, pengeluaran anggaran pemkab untuk PJU masih seperti dulu. Belum bisa ditekan dan dihemat. Terlebih lagi, tuntutan soal dana PJU ini pun masih disubsidi sampai sekarang. “Iya PJU masih disubsidi. Sebenarnya kalau PJU-nya non meteran tuntutan biayanya lebih lagi. Jadi lebih bagus yang pake meteran. Itu lebih hemat lebih hemat,” bebernya. Soal pembayaran setiap satu PJU, menurut Asri, lebih tergantung dari jenis lampu. “Kalau lampunya bagus, ya pasti biaya yang dibutuhkan juga mahal. Sebaliknya, kalau lampunya kurang bagus, harganya juga kurang. Tapi bagaimanapun, lampu meteran masih lebih hemat,” lanjut pria yang juga menangani teknis PJU Enrekang ini. Kadis Pertambangan dan Energi Enrekang, Tanus, Rabu 6 Juli menambahkan, sebenarnya dia juga ingin kalau sistem meterisasi dipakai untuk semua PJU di jalan-jalan Enrekang. “Tapi tetap minimnya dana jadi kendala. Saya tidak tahu berapa besar pasti biayanya untuk meterisasi per satu PJU. Yang jelas kita mau pakai meteran. Hanya saja dana kurang sanggup untuk itu,” katanya saat ditemui usai keluar dari ruang bupati kemarin. Terpisah, Wakil Ketua DPRD, Chairul Tahir kemarin mengatakan, dalam waktu dekat akan memanggil Distanben dan PLN untuk hearing soal ini. “Kita mau tahu apa kendala sebenarnya. Selama ini kan memang subsidi untuk PJU cukup besar. Tahun 2009 lalu saja, pemda harus menambah biaya sebesar Rp500 juta lagi. Karena biaya Rp1,3 M yang dianggarkan tidak cukup menutupi biaya PJU tahun itu sebesar Rp1,80 M,” katanya.

Posted Juli 12, 2011 by SNP in BERITA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: