EKSPLORASI AIR TANAH KECAMATAN CENDANA DAN KECAMATAN BUNTU BATU KABUPATEN ENREKANG   Leave a comment

Latar belakang kegiatan ini adalah untuk menunjang tersedianya data awal mengenai potensi airtanah di wilayah Kabupaten Enrekang, khususnya di Kecamatan Cendana dan Kecamatan Buntu Batu. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Enrekang bersama dengan tim dari Jurusan Teknik Geologi UNHAS. Hasil yang diperoleh merupakan data dasar yang diharapkan dapat menunjang dalam perencanaan tata ruang, khususnya pengembangan pemanfaatan air bawah tanah, pengawasan, dan pengendalian pemakaian air bawah tanah, agar tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan.Penyelidikan air bawah tanah di daerah ini, dimaksudkan untuk memperoleh data lapangan tentang keadaan geologi permukaan dan bawah permukaan. Kondisi air tanah selanjutnya diinterpretasi dengan mengintegrasikan nilai tahanan jenis dengan jenis batuan penyusun dan kondisi struktur geologi yang berkembang. Tujuannya adalah mengetahui potensi air tanah secara umum, dengan interpretasi lapisan batuan berdasarkan parameter nilai tahanan jenis untuk menentukan lapisan pembawa air (akuifer), kedalaman, dan kondisi air tanahnya.Penyelidikan pendahuluan air bawah tanah dilakukan secara geofisika atau pengukuran pendugaan dengan metode geolistrik. Pengambilan data dilakukan denga pengukuran langsung di lapangan, selain pada daerah pemukiman, juga di daerah yang dianggap perlu dan memungkinkan untuk pengembangan wilayah, seperti daerah dataran hingga perbukitan bergelombang sedang.Kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Cendana dan Kecamatan Buntu Batu. Di Kecamatan Cendana dilakukan pengukuran pada 6 titik duga, pada 5 titik duga diperkirakan lapisan pembawa air berada pada kedalaman 2 – 200 meter, sedangkan 1 titik duga tidak teridentifikasi adanya lapisan pembawa air yang berpotensi untuk dimanfaatkan. Di Kecamatan Buntu Batu dilakukan pengukuran pada 6 titik duga, pada 5 titik duga diperkirakan lapisan pembawa air berada pada kedalaman 2 – 80 meter, sedangkan pada 1 titik duga tidak teridentifikasi adanya lapisan pembawa air yang berpotensi untuk dimanfaatkan

Posted Januari 11, 2012 by SNP in BERITA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: