Program Air Bersih di Kab.Enrekang   Leave a comment

Proyek air bersih di wilayah Kotu (Anggeraja) yang dua tahun telah dianggaran belum bisa dinikmati masyarakat setempat.Pasalnya, komponen proyek secara teknis, seperti mesin pompa dan perpipaan antara satu dengan lainnya tidak berhubungan.Kapasitas daya pompa 22 kwh (23 bar), sementara perpipaan terpasang hanya sekira delapan bar. Kekhawatiran akan sarana proyek terpasang justru bukan menjadi alasan kelanjutan pembangunannya.”Kemampuan dari sarana perpipaan tak ada masalah, sebab hanya berjarak pendek untuk mengisi bak penampungan (reservoir) lalu secara gravitasi disebar ke pipa air PDAM,”kata Bupati Enrekang, La Tinro Latunrung.Proyek yang telah dua kali dianggarkan, yakni tahun 2009 dan 2011 dengan nilai sekitar Rp1,3 miliar menjadi perbincangan para pejabat dalam lingkup Pemkab Enrekang dan media.Diantara pejabat yang hadir, Asisten I dan Asisten III yang mengangkat seputar persoalan sisa dana sekitar 52 persen atas realisasi pekerjaan pertama Distamben tahun 2009 lalu serta lanjutan anggaran Rp300 juta tahun 2011 di PUK setempat.”Kita tak menolak kendala terjadi dilapangan serta dana tersebut telah dikembalikan ke kas daerah,”katanya.Program lanjutan penyediaan air bersih untuk reservoir Kalosi dan wilayah Malua tahun 2012, digelontorkan dana pusat senilai Rp14,53 miliar.Dana yang diperuntukkan pengadaan sarana perpipaan tersebut, akan merampungkan sepanjang delapan kilometer pipa.Bahkan, saat sama akan menyuplai kelangkaan air bersih yang dialami masyarakat sekitarnya. “Tahun ini dananya sudah siap,” ujar Kabid PSDA, Ir Hafid, Jumat.Mega proyek pengadaan air bersih dilima wilayah kecamatan, yakni Enrekang, Baraka, Anggeraja, Malua, Alla terus digulirkan.Proyek ditarget sampai 2012 tersebut, sebagian wilayah kecamatan telah difungsikan seperti Enrekang, Baraka dan Anggeraja.Terlepas dari kendala kebocoran dan meledaknya pipa yang terus mengintai. Program inipun ditarget terpenuhinya kebutuhan air bersih setelah lama dikeluhkan langka dapat teratasi.Wilayah Kecamatan Alla Kalosi dan perkotaan Malua, menerima suplai dari Waduk Bongso Desa Ledan. ”Pusat distribusi itulah air sungai diproses treatmen dan disalurkan bagi kebutuhan reservoir Kalosi dan sistem ditribusi air bersih ke Kota Malua,” jelasnya

Posted Mei 28, 2012 by SNP in PROGRAM KEGIATAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: